Archive for the ‘Landscape’ Category
Memotret dengan kamera pocket
Lokasi: Beragam | EXIF: Shutter Speed: n/a, Aperture: n/a, Focal length: n/a, ISO: n/a | Tools: Canon PowerShot A400 (point and shoot), Apps: Photoshop buat fine tuning
Mendukung tulisan M. Yudistira beberapa waktu lalu, sayapun sependapat bahwa untuk bisa menghasilkan karya foto, atau untuk sekedar mulai latihan memotret, maka peralatan bukanlah syarat yang utama. Di kala satu unit kamera DSLR sederhana saja harganya sudah ada pada kisaran 4-5 juta rupiah, belum termasuk memory card, extra batre, belum pake filter, tripod, tas, dan lain-lain, maka fotografi adalah hobi yang lumayan menguras kantong, dan seringkali membuat gentar (termasuk bagi penulis sendiri). Nggak apa-apa sih kalau memang sudah kebeli, cuma buat yang saat ini masih punya prioritas lain selain beli DSLR, dan punyanya cuma kamera pocket “kelas kacang”, lantas gimana?
Mulai berlatih tentunya, jangan ditunda-tunda!
Sebagai informasi, foto-foto terlampir di tulisan ini adalah sedikit saja contoh foto yang diambil dengan menggunakan kamera point and shoot, “kelas kacang” — maksudnya kelas entry-level pocket digicam*. Walaupun kontrol DOF dan lain-lainnya minimum, teknikalitas juga penuh keterbatasan, nyatanya kamera jenis ini sebenarnya tetep bisa menghasilkan foto-foto yang menarik koq, tinggal kitanya yang fokus pada apa yang bisa kita lakukan, bukan pada apa yang tidak bisa kita lakukan.
Ibarat pepatah bijak “it does not matter what you got; but what you make out of it“, maka memotret juga sama; bukan masalah bagus-bagusan kamera (tools), tapi itu kamera bisa anda pake buat menghasilkan apa?
Jadi buat mereka yang belum punya kamera “beneran” dan ragu buat mulai berlatih, janganlah gentar walau tools masih seadanya.
Ayo semangat motret! (bay)
*foto “Moonscape” diambil dengan tambahan teleskop tentunya; secara zoom 2.2x nggakan bisa nangkep bulan segede gitu
Salam jepret,
Bayu Yunantias Amus
Flickr | Twitter | Bali Food Map
Hari Cerah di Pantai Muaya
Lokasi:
Pantai Muaya, Jimbaran, Bali
EXIF:
Shutter Speed: 1/200
Aperture: f/5.6
Focal length: 18mm
ISO: 100
Tools:
Canon EOS 550D + Canon EF-S 18-135mm f/3.5-5.6 IS
Filter: UV + CPL
Apps: Photoshop buat fine tuning
Foto diambil waktu jalan-jalan ke Jimbaran arah Four Seasons Resort, ternyata di pantai Muaya sana air laut sedang surut dan nampak jejak-jejak hitam di pasirnya yang putih kecoklatan. Mumpung matahari lagi tertutup awan, sekalian saja menjajal CPL buat memperdalam warna birunya langit. Silakan dikomentari.
Bayu Yunantias Amus
Flickr | Twitter | Bali Food Map
Lukisan Langit
Lokasi : Gili Trawangan
Shutter Speed : 1/250
Apperture : f/7.0
Focal length : 17mm
Exposure program : Aperture Priority
Canon 500D + Tamron 17-50 + Hoya CPL
Pasar Terapung – Banjarmasin
Mencoba berpartisipasi di blog MTPC.
Foto diambil waktu liburan di banjarmasin kemarin.
Keadaan pasar terapung sekarang.
Mohon maaf kalo tidak berkenan
exif data:
FinePix S5700 S700
f/3.5 @1/110s
ISO: 200
kintamani sunrise chaser
Masih uplod foto2 lama karena ga punya stok foto baru
, Foto2 ini diambil pake kamera prosumer s5is (kamera yang mantap, hanya karena kebutuhan moto low light aja terpaksa beli SLR).
Untuk hunting sunrise ini, saya dan teman2 berangkat dari kuta sekitar jam 3, beberapa dari kantor, dan kebanyakan teman sesama hobi.
anyway, dibawah ini foto2nya semoga bisa dinikmati…
exif data:
canon poweshot s5is
focal length 8mm, F4, 1/125, ISO-80, edit dikit pake lightroom
date photo taken: 25 april 2009
Your Camera Doesn’t Matter
Mohon maap sebelumya kl saya upload ‘stok-stok lama’ foto saya. Saya menulis ini hanya sekedar berbagi cerita dan semoga ini bisa menjadi isnpirasi buat siapa saja yang akan memulai atau telah memulai perjalanan sebagai seorang yg antusias dengan foto dan fotografi.
Sama dengan rekan-rekan sekalian yang berangkat bukan dari seorang yang menyukai foto apalagi berpikir mampu membeli kamera dengan harga yang mahal, saya pun berangkat dari sebuah kamera prosummer (kamera poket berlensa zoom/range lebar). karena dana terbatas, jatuhlah pilihan saya pada kamera Poweshot S2 IS. Tak ada niatan sama sekali membeli selain untuk ‘narsis’ (saat itu masih suka main friendster) dan dokumentasi jalan-jalan saja.
Dimulailah perjalanan saya di Bali yg indah dan menarik ini.
Tak ada pengetahuan yang pasti selain bertanya dan coba-coba. Tak ada kata tajam, bokeh, metering, aperture, wide, tele bahkan settingpun saya lakukan seluruhnya manual dengan coba-coba.
Ingat saya, 300 jepretan lebih , mungkin hanya 1 yang bagus.. bahkan sering sekali tak ada yang bagus (semua ini menurut selera saya).. timbul rasa malu dan canggung, lebih-lebih melihat gear/kamera saya yang kecil dan ‘cupu’, apalagi dahulu ada sesepuh disini yang sudah masuk ke dunia dSLR dan memiliki jam terbang yang tinggi.
Seperti artikel yg Febri hadinata pernah bahas, terbersit kata “.. tapi apabila dipikir lebih lanjut buat apa kita malu dengan hasil karya jepretan sndiri?! “. Diawali oleh sesepuh mitrais juga, akhirnya saya beranikan menyetor hasil-hasilnya di *bukan promosi yah* flickr (www.flickr.com) Dan lambat laun saya ‘belajar’ disana. Yang mau saya share adalah agar temen-temen sekalian jangan pernah minder atau bahkan ga pede dengan ‘gear’ yang ‘seadanya’. Krn photography bukan tentang gear, gear hanya suatu fasilitas (mmg ada bbrapa hal yang dibatasi oleh gear) tapi tak ada yang membatasi kreativitas dan imajinasi kita.
Justru banyak kemampuan dari kamera prosummer ini dibanding (bahkan) dengan SLR yang saya gunakan saat ini. Simple dan cepat serta memiliki banyak fungsi (all in one) adalah fitur yang saya sukai dari kamera poket dan prosummer (tapi yang ada model Av, Sp dan Manual ya). Memang banyak batasan juga (SLR juga banyak batasannya, terutama dana). Dari foto landscape, human interest, action sampai macro, semua bisa dilibas dengan satu alat saja. bahkan ada hasilnya yg sudah tembus kompetisi nasional, (dicuri) masuk majalah dan bbrp web kenamaan :p (dirahasiakan)
So buat temen2, jangan malu atau canggung untuk berbagi di forum ini. Ini bukan ajang bagus jelek, salah benar, tapi ini ajang saling belajar dan mencoba memahami sisi lain yang mungkin kita tidak pernah pikirkan/inspirasikan sebelumnya. Tidak ada kamera yang lebih bagus seperti kamera yang kita punya dan kita BAWA saat ada kejadian. tajem ga tajem, mahal ga mahal, gaya nggak gaya yang penting jepret aja!
Akhir kata, mengutip lagi artikel yg dikirim sodara febry, “untuk menjadi sebuah kupu-kupu yang cantik, bukankah dia harus melewati proses dari Ulat yang buruk rupa?!” Keep jepret!!
Blue Sky Over the Green Land
Exif:
- Nikon D5000 + Nikkor 18-105mm VR
- Focal length 18mm
- ISO-200
- Exposure time 1/250 sec
- Lens aperture F/16
Exif:
- Nikon D5000 + Nikkor 18-105mm VR
- Focal length 18mm
- ISO-200
- Exposure time 1/160 sec
- Lens aperture F/22
—————————————————-
Editing (2 foto dengan 1 teknik yang sama):
- Duplicate original layer 2x, set blending option ke Overlay <– untuk dapatin warna biru dan awan yang dramatis.
- Masking daerah yg terlalu over atau under.
- Color Balance, atur hijau nya aja
- Curve, ngatur tone keseluruhan.
- Watermark MTPC
Date picture taken Jan 31, 2010
Lokasi : Campuhan – Ubud, Bali
—————————————
The story behind this:
Hunting ke-2 MTPC di tahun 2010, tepatnya pada hari Minggu, 31 Januari kemaren. Sekitar jam 5 Wita + molor dikit(lah) dari kantor Mitrais Kuta, kami berjumlah 12 orang berangkat ke desa Tenganan. Memang awalnya topik kami adalah hunting HI disana. Sayangnya setelah sampai disana tidak ada acara khusus, jadi tidak banyak yang bisa difoto selain aktivitas pagi warga disana (masak dan sarapan bersama), lingkungan desanya sendiri, seorang bapak yang memandikan ayamnya, dan hiasan luar di sanggar kerajinan yang ada disana.
Waktu menunjukkan pukul 9 lewat, kami sudah selesai keliling desanya dan diserang lapar tentunya. Akhirnya setelah berembuk bersama (disertai foto bareng sebelumnya), kami memutuskan untuk sarapan ke Ubud mencicipi nasi Ayam Kedewatan.
Setelah sarapan pagi, kami langsung ke daerah Campuhan. Lokasi campuhan sendiri berada tidak jauh dari jembatan ubud, di sebelah kanan kita bisa menemukan sebuah tangga. Turun dari tangga kita akan menemukan sebuah sekolah, sisanya tinggal menelusuri jalan yang ada. Cuaca saat itu cukup panas (tengah hari gt lho^^) namun tidak menghentikan langkah kami untuk tetap mendaki bukit yang indah itu. Sembari foto menelusuri jalan setapak , saya menemukan beberapa anak abg yang menghabiskan waktu penat mereka disana.
Setelah selesai foto2, kami berkumpul di bawah sebuah pohon kelapa untuk berlindung dari panasnya matahari sambil ngobrol ringan dan berfoto bersama. Dan kami pulang.
Green Field
Juga posting foto lama.
EXIF:
- Sony Alpha 200 + 18-70mm
- Focal length 18mm
- ISO 200
- Exposure time 0.8 sec
- Lens aperture F/3.5
- Date picture taken 4/25/2009 6:01 AM
Lokasi: Kintamani
A long way to go
Karena ga ada yang mau posting foto, saya mulai deh , uplod foto lama, foto yang paling saya suka
Foto diambil di waterblow nusa dua, diedit dengan lightroom, ubah2 tone
semoga mtpc bisa berjalan panjang dan penuh sukses.















