Rias Pemain
Salah satu hasil jepretan saat hunting MTPC di Uluwatu, pertunjukan “Hanoman Obong”, Minggu 21 Februari 2010.
Para penari-penari wanita ini kelak yang memainkan tokoh-tokoh Rama, Laksmana, Kijang Kencana, Trijata, dan tentu saja, Dewi Sinta. Alih-alih memiliki ruangan rias khusus, mereka hanya menggunakan sudut di balik balai kecil terbuka di belakang tempat duduk penonton (dan gambar ini diambil dari kursi penonton)
Jenis Kamera: Kamera saku Sony DSC P-93
ASA 400
Fokus dan Kecepatan Otomatis (gak tahu cara mengaturnya sejak dapat kamera ini 6 tahun lalu ^_^*!)
Manipulasi latar belakang dengan GIMP (membuat abu-abu dan level [Gamma?]-nya direndahkan)

behind the scene nya bagus, sayang ketutupan ama tiang jadi ga dapat semuanya, coba dapat angle yang lebih baik, pasti lebih mantap.
btw, who are you kunderemp?
salam,
MTPC241- adee
adee
February 22, 2010 at 6:52 pm
Yang mestinya bisa dapat ‘behind the scene’ lebih baik seharusnya Febri (eh atau Yuan yah?). Kulihat dia sedang berbicara dengan salah satu pemeran pria saat itu.
Aku Narpati.
MTPC390
kunderemp
February 23, 2010 at 2:37 am
fotonya menarik apabila sedikit berimprovisasi sama anglenya. tiang di tengah tersebut tidaklah salah apabila objek manusianya tidak terpotong/terganggu. sayangnya, disini sebagian hilang.
kalo ada zoom, ada baiknya ambil yg kanan saja (dikomposisikan yg baik tentunya)
myudistira
February 23, 2010 at 9:40 am
Ada foto yang berhasil dengan zoom, di sebelah kanan saja. Tetapi hasilnya jelek dan banyak bintik-bintik, keterbatasan dari zoom kamera DSC P93. Makanya, masih merindukan lensa zoom.. hiks hiks hiks..
kunderemp
February 23, 2010 at 12:22 pm
isolasi B/Wnya dah mantab .. cuman masih keliatan kasar di bagian tiang …
dan bener kata sesepuh2 di atas, tiangnya cukup menganggu komposisi photo …
keep jepret, keep share, keep upload …
Febry Hadinata
February 23, 2010 at 11:20 am
Memang tiang sangat mengganggu. Berarti lain kali kalau ke sana bawa gergaji dulu buat motong tiangnya kali yah?
Foto yang tanpa tiang (dengan bantuan zoom maksimum) hasilnya berbintik-bintik dan lebih buruk. Makanya, pengen kamera baru dengan zoom yang bagus hiks hiks hiks (ngelirik Yudis).
kunderemp
February 23, 2010 at 12:34 pm